Hindari Kesalahan Dalam Beriklan Menggunakan Google Ads

kesalahan-iklan-google-ads

Pemasaran secara online sudah banyak dilakukan oleh pebisnis lawas maupun pebisnis baru. Salah satu alasan mengapa banyak yang pindah ke pemasaran online adalah karena bisa mencakup lebih banyak target audience. Semakin banyak target audience yang didapatkan, maka target konversi pun akan semakin tinggi juga. Hal ini tentunya akan membuat bisnis menjadi semakin dikenal dan mendapatkan profit dalam jumlah banyak. Jenis pemasaran online yang cukup banyak digunakan adalah menggunakan platform Google Ads untuk iklan berbayar. Tentunya sudah diketahui bersama bahwa Google menjadi salah satu platform besar dan banyak digunakan oleh orang-orang dari seluruh dunia. Anda pastinya sering memanfaatkan Google untuk mencari informasi bukan? Dengan mengetikkan kata kunci tertentu, maka Anda akan disuguhkan banyak informasi dari sekian banyak website.

7 Kesalahan Iklan di Google Ads

Google nyatanya tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk mengetahui informasi yang dibutuhkan saja. Namun juga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan mempromosikan produk atau layanan jasa. Produk yang diiklankan di Google nantinya akan muncul di bagian atas halaman satu dan terdapat tulisan ‘iklan atau ad’. Bayangkan jika produk Anda adalah solusi untuk orang-orang yang memang sedang membutuhkan produk tersebut. Iklan yang berada di halaman atas pastinya akan di klik terlebih dahulu. Apabila cocok, maka orang-orang tersebut akan melakukan pembelian. Hal ini tentunya akan membuat bisnis Anda berjalan lancar dan mendapatkan profit banyak. Oleh sebab itulah banyak pemilik bisnis tertarik untuk melakukan iklan berbayar di Google Ads.

Bagi Anda yang tertarik untuk memasang iklan di Google Ads. Pastinya khawatir jika melakukan kesalahan yang berakibat pada penurunan penjualan atau lainnya bukan? Maka dari itulah, sedari awal harus membuat pertimbangan dengan baik sebelum beriklan di Google Ads. Berikut ini ada beberapa kesalahan yang harus dihindari ketika beriklan di Google Ads.

  1. Tidak Fokus pada Copy

Untuk kesalahan pertama ketika membuat iklan adalah konten tulisan. Padahal setiap iklan membutuhkan konten tulisan, terlebih lagi konten disebut-sebut sebagai power of words. Pembuat iklan harus memperhatikan heading yang harus di bold atau ditebalkan, kalimat pembawa value, sampai pemilihan kata untuk CTA. Akan lebih baik jika Anda bisa mengurangi jargon bisnis dan buatlah pesan yang sederhana namun mengena. Anda bisa menggunakan kata kerja yang lebih powerfull dan bisa menarik emosi calon pelanggan supaya membeli produk yang diiklankan.

  1. Melupakan Human Factor

Tidak jarang yang memasang iklan di internet melupakan bahwa orang yang melihat iklan adalah juga manusia. Kebanyakan pengiklan memasang iklan berdasarkan audience khayalan dibandingkan menargetkan iklan ke target yang tepat. Yakni manusia. Jadinya iklan yang dibuat kaku dan sulit dipahami, yang mana tidak menghasilkan traffic atau yang lainnya. Pengaruh paling besar ketika membangun kepercayaan lewat iklan ada beberapa faktor yang harus disesuaikan. Yakni seperti selera humor, berorientasi pada nilai dan situasi nyata. Oleh sebab itulah, pastikan untuk membuat iklan yang hanya fokus pada masalah target konsumen dan gunakan bahasa santai.

  1. Menekankan Fitur Produk Dibandingkan Keuntungan

Memang benar fitur produk sangat penting untuk diketahui oleh target konsumen. Namun dari sisi konsumen lebih mementingkan keuntungan atau manfaat apa yang nantinya akan didapatkan dari membeli produk tersebut. Konsumen lebih peduli mengenai bagaimana produk yang ditawarkan akan membuat masalah hilang atau setidaknya berkurang. Untuk itulah, Anda harus bisa menarik perhatian target konsumen lewat iklan yang pas. Bisa dimulai dengan mengungkapkan dari segi kebutuhan. Selanjutnya bisa menawarkan keuntungan dari produk yang dijual tersebut.

  1. Memasarkan ke Audience yang Sudah Mengenal Produk Sebelumnya

Kesalahan lain yang kebanyakan dilakukan oleh pengiklan adalah mengenalkan produk kepada orang yang memang sudah tahu sebelumnya. Hal ini tentunya akan membuat iklan tidak membuahkan hasil dan keuntungan. Bahkan bisa jadi malah akan membuat kerugian karena biaya iklan terbuang sia-sia. Beriklan produk di media sosial memang bagus jika iklan tersebut sangat menarik. Namun akan lebih baik jika jangan terlalu bergantung pada social ads.

  1. Tidak Menggunakan Tools Secara Efektif

Di Google Ads terdapat banyak tools yang bisa dimanfaatkan untuk membuat iklan menjadi lebih efektif. Namun tidak banyak pengiklan yang memanfaatkannya untuk mendapatkan lebih banyak traffic. Jadi akan lebih baik jika bisa memanfaatkan tools yang tersedia di dalam Google Ads untuk menjangkau audience lebih banyak lagi.

  1. Asal Menerapkan Trend Sosial

Menerapkan trend ke dalam iklan memang menjadi salah satu tips supaya target konsumen tertarik perhatiannya untuk melihat iklan tersebut. Sayangnya, penerapan trend ini harusnya disesuaikan dengan tempatnya dan tidak asal saja. Misalnya, Anda membuat iklan yang berkaitan dengan bencana global. Maka bisa memulai merancang iklan dengan tepat supaya audience bisa bersimpati dan tidak berpikir jika Anda mengambil keuntungan dari bencana ini.

  1. Tidak Melakukan Review Hasil Iklan

Selain itu banyak pengiklan yang setelah selesai membuat iklan langsung ditinggalkan begitu saja. Padahal hasil iklan perlu dipantau terus untuk mengetahui apakah strategi yang dipakai sudah tepat atau belum. Selain itu juga mengetahui apakah anggaran sudah sepadan dan lainnya. Oleh sebab itulah, setiap iklan yang sudah dijalankan harus dilacak. Jadi jangan takut mencoba hal baru meskipun belum membuahkan hasil sesuai keinginan.

Manfaat Beriklan di Google Ads

Menggunakan Google Ads untuk mempromosikan produk atau layanan jasa tentunya memiliki banyak manfaat. Diantaranya dibawah ini;

  • Penjualan Meningkat dengan Biaya Minim

Berbeda dengan beriklan di platform lain, biaya iklan di Google Ads ini akan dibayarkan ketika iklan di klik. Jadi semakin banyak iklan di klik maka biaya yang dikeluarkan akan semakin banyak. Begitu pula dengan sebaliknya, apabila sedikit klik maka biaya yang dikeluarkan pun juga sedikit. Dengan begitu, Anda bisa mengendalikan anggaran untuk iklan di Google Ads ini. Terlebih lagi biaya iklan untuk Google Ads tidak ada batas minimum.

  • Iklan Muncul di Deretan Paling Atas

Seperti yang sudah sedikit dijelaskan diatas, bahwa iklan Google Ads bisa muncul di halaman pertama nomor satu. Yang artinya peluang di klik oleh target konsumen akan semakin besar. Sebab kebanyakan pengguna internet akan melakukan klik link di halaman awal Google dan pada urutan paling atas. Jangan lupa ketika membuat iklan ini harus membuat kata kunci yang tepat. Jadi nantinya orang yang mengetikkan kata kunci iklan Anda, maka website akan muncul diatas.

  • Jangkauan Audience Lebih Spesifik

Keuntungan lain yang didapatkan jika menggunakan Google Ads adalah bisa menargetkan audience secara lebih spesifik. Orang-orang biasanya mengakses Google untuk mencari informasi lewat desktop atau perangkat mobile. Jadi iklan Google bisa dibuat menjadi 3 tampilan perangkat ini sekaligus. Selain bisa mengatur perangkat mana yang akan ditarget. Anda juga bisa menargetkan iklan hanya untuk orang di daerah tertentu. Juga jam tayang, usia, dan masih banyak lainnya.